Tampilkan postingan dengan label Depdiknas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Depdiknas. Tampilkan semua postingan

20 Februari 2011

Jalur Masuk Perguruan Tinggi

aUnas sebentar lagi akan digelar, hiruk pikuknya pun sudah mulai terasa, kekhawatiran tidak lulus, kecurangan, dan berbagai problematika UNAS juga sudah terasa. Tapi ah biarlah yang penting sebagai siswa/pelajar tetaplah harus yakin 100% bahkan 1000% akan lulus tapi pastinya harus dengan usaha yang keras plus di bumbui dengan do'a yang istiqomah, ya ndak.....
Setelah lulus akan kemana? Kuliah?, kerja?, Nganggur???, Ini saya ingin berbagi informasi selepas siswa/pelajar Lulus dari SMA/MA/MK dan ingin melanjutkan kuliah. Ada beberapa cara untuk masuk PTN/PTS. Untuk PTN bisa dengan cara :
  1. Jalur PMDK (Penulusuran Minat dan Kemampuan), yaitu suatu cara masuk Perguruan tinggi/Universitas (dalam hal ini PTN) dengan melalui prestasi akademik dan kemampuan lain (olahraga, KIR, dll).
  2. SNMPTN Undangan, Yaitu Masuk Perguruan tinggi Negeri dengan melalui SNMPTN tanpa tes tapi dengan melalui prestasi akdemik dengan ketentuan yang telah ditetapkan, misalkan minimal peringkat 25% dalam kelasnya.(syarat dan ketentuan umum
  3. Jalur Bidik Misi, yaitu masuk perguruan tinggi ddengan biaya gratis dengan cara hampir sama dengan SNMPTN Undangan tetapi persayaratan Lainnya adalah :
    1. Minimal peringkat 25% dalam kelasnya mulai kelas X smtr 1 hingga Kelas XII smstr 5)
    2. Pernah ikut Lomba Minimal Tingkat Daerah dan minimal Juara III
    3. Berasal dari keluarga yang kurang mampu yg di buktikan dengan surat keterangan kurang mampu dari desa/kelurahan
  4. Jalur SNMPTN Reguler, Yaitu Masuk Perguruan Tinggi Negeri dengan mengikuti Tes SNMPTN yang diselenggarakan serentak secara nasional
  5. Jalur Akselerasi, Yaitu jalur khusus masing-masing PTN dengan melalui Tes Lokal PTN bersangkutan.
Demikian Informasi Masuk Perguruan Tinggi negeri yang bisa saya informasikan, semoga bermanfaat.

    7 Maret 2010

    Anggaran Pendidikan tahun 2010 sebesar 200 Trilliun

    Tahun ini sungguh merupakan awal akan bersinarnya dunia pendidikan diindonesia, hal ini dikarenakan pemerintah menaikkan anggaran APBN untuk pendidikan hingga mencapai angka 200 Trilliun. Namun jika melirik keberadaan fisik/bangunan sekolah-sekolah negeri di desa sekitar tempat saya, sungguh memprihatinkan ; sekolah dasar tempat saya digembleng saja mulai dulu sejak saya masih kelas 2 hingga sekarang hanya memiliki 2 ruang belajar saja, bayangkan bagaimana 2 ruangan ini disekat dan dibagi sedemikian rupa sehingga bisa menampung siswa dari kelas satu s/d kelas 6, sungguh ironi. Belum lagi sekolah-sekolah yang menjadi sengketa antara pihak dinas dengan pemilik tanah yang konon dulunya hanya ditempati begitu saja dan imbalannya adalah sipemilik tanah dijadikan tukang kebun disekolah tersebut, he... tukar guling sebudang tanah dengan jabatan tukang kebun...
    Semoga dengan kucuran dana yang sangat besar ini dapat menuntas hal-hal yang sebenarnya tidak begitu besar (dalam permasalahan biaya) namun menurut saya sangatlah urgen demi tenangnya suasana belajar. dan satu lagi semoga dalam pelaksanaan pengucuran dana dari pusat hingga pelosok tidak ada yang namanya "hajatan sunatan" (niat untuk memotong) dari pihak-pihak, bapak-bapak, cukong-cukong, mafia-mafia pendidikan yang selama ini berkeliaran dan berkedok seikhlasnya dengan nominal tertentu (Ikhlas dengan syarat).
    Mari kita sadar bahwa pendidikan ini sangatlah penting demi martabat bangsa: majulah pendidikan indonesa

    10 November 2009

    Tes CPNS besok 21 November 2009


    Siapa yang tidak ingin menjadi PNS (pegawai Negeri Sipil), hampir setiap orang memimpikan untuk menjadi pegawai yang satu ini, alasannya adalah tidak tanggung-tanggung yaitu JAMINAN HARI TUA begtulah kira-kira setiap alasan mengapa orang-orang di negeri gemah ripah loh jinawi ini ketika ditanyakan mengapa tertarik untuk ikut CPNS yang pastinya tes CPNS akan di lakukan pada tanggal 21 Nopember 2009. yang menjadi pertanyaan dibenak saya adalah apakah ada insan di republik ini yang berniat ikut CPNS dengan tujuan memperbaiki dan membenahi lagi instansi yang akan mereka pilih nantinya.
    Jika setiap pekerjaan/profesi yang dipilih dengan tujuan hanya untuk kesenangan di hari tua tanpa ada timbal balik dari diri kita sendiri terhadap instansi/kantor tempat kita bekerja betapa ruginya instansi kita mengGAJI kita tiap bulannya, dan jika itu terjadi pada seorang PNS berapa kerugian negara tiap bulannya harus menggaji mahal PNS yang tidak memiliki kesadaran untuk memberikan yang terbaik bagi instansinya. Tapi saya tidak ada orang yang seperti yang maksud :) dan jika adapun semoga cepat sadar ya nggakkkkk....?
    Dan semoga pada perekrutan kali ini bener2 terpilih orang terbaik yang dimiliki negeri ini... Amin....

    2 Agustus 2009

    Pelatihan di Pasuruan, Asik apa capek..?

    Selama hampir seminggu saya mengikuti pelatihan di Hotel Tretes Pasuruan. Capek atau Senang ya... bingung dech.... senangnya tempatnya dihotel berbintang dengan segala fasilitas yang bisa saya gunakan, mulai kolam renang, spa makan enak (itung2 perbaikan gizi juga yach...) tapi yang paling penting adalahnya dapet ilmunya,,,,, ya nggak? pelatihan kali ini peserta di ajak untuk belajar tentang jaringan (IP dan semacamnya..... ya network gitu lah) jadi ingat waktu masih kuliah pas dia ajari pak EKO he... he.. Gak pa pa itung2 mengingatkan memory dan mendapat kenalan teman2 baru hingga dapat saling bertukar media pembelajaran he...
    Capeknya pelatihan/workshop dimulai jam 8 pagi hingga jam 10 malem (kebayang nggak capeknya) tapi untungnya semuanya bisa teratasi dengan makanan yang bergizi tinggi hingga capeknya gak terasa deh... nih juga DINNERNYA mengingatkan saya waktu di negaranya paman SAM, makan Terriyaki Chicken dan Beef Hibachi. enak tau...(maaf mbah surip bahasanya saya pake dulu).
    Bersambung.......

    8 Juli 2007

    Lika-Liku Penerimaan Siswa Baru 2010

    Tahun-tahun ini sungguh dunia pendidikan semakin ramai dengan isu-isu, pemberitaan miring, pesimistis seputar dunia pendidikan lebih-lebih di level Menengah Atas atau sederajat. Jika kelas XII (kelas 3 SMA/Sederajat) dipusingkan dengan sistem kelulusan atau kriteria penilaian hingga rumor tentang perjokian ketika Ujian Akhir Nasional.

    Nah jika mau lulus saja khawatirnya minta ampun lalu bagaimana dengan calon siswa baru. Nah ngomong2 Calon Peserta Didik Baru, kebetulan saya menjadi panitia Penerimaan Peserta Didik Baru, Lumayan capek juga menjadi Panitia, dimana kita harus begitu teliti memandu para calon  Peserta Didik Baru dalam mengisi form, karena tidak jarang nama atau Tetala yang mereka tulis berbeda dengan yang tertera di Ijazah (STTL) padahal acuannya adalah di STTL, So.. kami panitia bener-bener harus jeli akan hal ini jika nantinya tidak ingin bekerja lebih extra ketika pendaftaran peserta Ujian Nasional ketika kelas 3.
    Trus saya mikir bagaimana dengan pendaftaran yang diulang seperti di DKI Jakarta yang diakibatkan server PSB online error, apa gak stress ya harus menghadapi sekian ribu calon peserta didik baru, atau betapa bingungnya orang tua calon peserta didik, ketika tahu bahwa belum ada kepastian lulus atau tidaknya putra-putri mereka.....
    Mungkin ada beberapa tips supaya hal-hal seperti diatas tidak terjadi atau kita bisa meminimalisir kemungkinan jelek :
    1. Disamping Sistem komputerisasi (online ataupun offline) mungkin kita juga perlu mempertimbangkan rekapitulasi manual.
    2. Jika kita tidak ingin merekap manual, sebaiknya lakukan print out daftar peserta yang sudah masuk di database.
    3. Lakukan back up  Database secara Rutin tiap menit atau setiap 5 Detik jika perlu untuk mengantisipasi server data error.
    mungkin itu sedikit tips yang bisa saya berikan, maju majulah pendidikan indonesia.