"Jabir ra. Berkata : Rasulullah SAW datang ke Madinah, sedangkan bagi penduduk Madinah ada dua hari yang mereka ( bermain-main padanya dan merayakannya dengan berbagai permainan). Maka Rasulullah SAW bertanya : " Apakah hari yang dua ini ? " Penduduk Madinah menjawab : " Adalah kami dimasa jahiliyah bergembira ria padanya ". Kemudian Rasulullah bersabda : " Allah telah menukar dua hari itu dengan yang lebih baik yaitu Idul Adha dan Idul Fithri ". (HR Abu Dawud)
Sebenarnya Idul Fithri pertama-tama mengandung makna keruhanian. Tetapi dikarena dimensi sosial yang terjadi begitu besarnya, khususnya dimensi kekeluargaannya, maka Idul Fitri juga memiliki makna sosial yang sangat besar.
Sebenarnya jika kita menengok sebentar ke negeri paman sam : sekedar pengalaman singkat saya, disana juga ada satu hari yang memiliki kesan sosial yang amat besar yaitu Thanks Giving Day, Dimana kejadian seperti mudik di indonesia juga terjadi disana. Antusiasme yang begitu besar untuk sekedar makan bersama keluarga juga terjadi disana. Sama kan dengan yang terjadi di indonesia ketika Idul Fitri jutaan pemudik akan membanjiri setiap sudut jalan di indonesia baik yang urban bahkan yang bekerja/kuliah di luar negeripun akan pulang kampung. Tapi ada hal yang sangat kuat dimana kita harus mudik dan bertemu dengan keluarga dan tidak sekedar berkumpul dan makan bareng terlebih dari itu adalah suasana haru ketika seluruh anggota keluarga berkumpul dan saling mengucapkan "Taqoballallhu minna wa mnigkum" dan "Mina Aidzin wal Faizin", inilah sesungguhnya detik-detik yang begitu kuat daya magnetnya sehingga kiranya kurang Afdol jika kita mengucapkan mohon maaf hanya lewat media komunikasi.
Nama Saya Herman Santoni, lahir di Songenep (Sumenep) sebuah kota kecil yang penuh dengan keindahan alam dan kelezatan kuliner.
Tampilkan postingan dengan label ibu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ibu. Tampilkan semua postingan
11 September 2010
22 Desember 2008
Hari Ibu, Terimakasih untukmu IBU....
Tadi pagi ketika saya berangkat kesekolah tempat saya bekerja, saya dikagetkan oleh sekelompok ibu-ibu yang berjalan berkelompok sambil membawa poster bertuliskan yel2, setelah saya tanya ternyata hari ini adalah hari ibu..., dengan manggut-manggut saya bergegas dan melanjutkan perjalanan ke tempat kerja sambil berfikir : hari ini hari ibu ya..., selamat untukmu ibu terimakasih atas perjuanganmu hingga aku menjadi seperti ini.
Ketika saya di amerika saya teringat di amrik ada hari mother days yang intinya sama yaitu hari IBU. ketika hari ibu semua restoran dipastikan ramai pengunjung, dikarenakan semua ibu akan mendapat undangan dari anak-anak mereka untuk sekedar makan bersama dan memberikan sebuah hadiah, lantas bagaimana dengan disini ya... apakah ibu-ibu juga akan merasakan hal yang sama dengan di amerika yaitu diistimewakan atau hanya turun kejalan demonstrasi dan menuntut hak-hak mereka... kasihan ibuku...
Namun yang pasti TERIMAKASIH UNTUKMU IBUKU.... SEMOGA PERJUANGANMU AKAN MENDAPATKAN BALASAN DARI-NYA AMIN....
Ketika saya di amerika saya teringat di amrik ada hari mother days yang intinya sama yaitu hari IBU. ketika hari ibu semua restoran dipastikan ramai pengunjung, dikarenakan semua ibu akan mendapat undangan dari anak-anak mereka untuk sekedar makan bersama dan memberikan sebuah hadiah, lantas bagaimana dengan disini ya... apakah ibu-ibu juga akan merasakan hal yang sama dengan di amerika yaitu diistimewakan atau hanya turun kejalan demonstrasi dan menuntut hak-hak mereka... kasihan ibuku...
Namun yang pasti TERIMAKASIH UNTUKMU IBUKU.... SEMOGA PERJUANGANMU AKAN MENDAPATKAN BALASAN DARI-NYA AMIN....
Langganan:
Komentar (Atom)