Tampilkan postingan dengan label tenaga pendidik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tenaga pendidik. Tampilkan semua postingan

20 Juni 2011

Jalan-Jalan di jogjakarta I

19 Juni 2011 jam 23.00 Bis yang akan kami tumpangi sudah parkir di depan sekolah (SMA Muhammadiyah 1 Sumenep) yang insyaAlah akan mengantarkan kami dalam rangka Workshop dan tadabbur ALam di bekas kesultanan Mataram atau yang lebih dikenal sebagai kota Jogjakarta pada saat ini. Rekan-rekan guru sudah mulai berdatangan dengan segala perbekalan. dan akhirnya dengan mengucap Bismillah bis pun berangkat pada jam 00.15.
Karena berangkatnya tengah malam tidak urung hampir semua guru tertidur pulas hanya beberapa orang saja yang masih terlihat ngobrol termasuk pak sopir he...he....(kalo sopirnya tidur gimana sampe.... ).
Tidak banyak yang bisa kami ceritakan selama perjalanan meninggalkan kota sumenep karena saya juga tertidur he,,, Tidak terasa ketika saya terbangun dan lihat jam tangan, jarum jam sudah menunjukkan jam 03.30 pagi dan akhirnya bisa berhenti di daerah jombang untuk menunaikan sholat subuh.
Tepatnya jam 11.30 kami sampai di daerah candi prambanan dan kami putuskan untuk berhenti di candi prambanan untuk sholat dhuhur dan sebagian guru berwisata di candi prambanan. perjalan kami lanjutkan dan tepatnya jam 14.15 kami tiba di jogjakarta tepatnya di Guest House STIKES SURYA GLOBAL, Tepatnya di seberang jalan Terminal Giwangan Jogjakarta. (Part I)

20 Februari 2011

Jalur Masuk Perguruan Tinggi

aUnas sebentar lagi akan digelar, hiruk pikuknya pun sudah mulai terasa, kekhawatiran tidak lulus, kecurangan, dan berbagai problematika UNAS juga sudah terasa. Tapi ah biarlah yang penting sebagai siswa/pelajar tetaplah harus yakin 100% bahkan 1000% akan lulus tapi pastinya harus dengan usaha yang keras plus di bumbui dengan do'a yang istiqomah, ya ndak.....
Setelah lulus akan kemana? Kuliah?, kerja?, Nganggur???, Ini saya ingin berbagi informasi selepas siswa/pelajar Lulus dari SMA/MA/MK dan ingin melanjutkan kuliah. Ada beberapa cara untuk masuk PTN/PTS. Untuk PTN bisa dengan cara :
  1. Jalur PMDK (Penulusuran Minat dan Kemampuan), yaitu suatu cara masuk Perguruan tinggi/Universitas (dalam hal ini PTN) dengan melalui prestasi akademik dan kemampuan lain (olahraga, KIR, dll).
  2. SNMPTN Undangan, Yaitu Masuk Perguruan tinggi Negeri dengan melalui SNMPTN tanpa tes tapi dengan melalui prestasi akdemik dengan ketentuan yang telah ditetapkan, misalkan minimal peringkat 25% dalam kelasnya.(syarat dan ketentuan umum
  3. Jalur Bidik Misi, yaitu masuk perguruan tinggi ddengan biaya gratis dengan cara hampir sama dengan SNMPTN Undangan tetapi persayaratan Lainnya adalah :
    1. Minimal peringkat 25% dalam kelasnya mulai kelas X smtr 1 hingga Kelas XII smstr 5)
    2. Pernah ikut Lomba Minimal Tingkat Daerah dan minimal Juara III
    3. Berasal dari keluarga yang kurang mampu yg di buktikan dengan surat keterangan kurang mampu dari desa/kelurahan
  4. Jalur SNMPTN Reguler, Yaitu Masuk Perguruan Tinggi Negeri dengan mengikuti Tes SNMPTN yang diselenggarakan serentak secara nasional
  5. Jalur Akselerasi, Yaitu jalur khusus masing-masing PTN dengan melalui Tes Lokal PTN bersangkutan.
Demikian Informasi Masuk Perguruan Tinggi negeri yang bisa saya informasikan, semoga bermanfaat.

    14 Mei 2010

    Kemana Dana APBN pendidikan kami?

    Prestasi dunia pendidikan indonesia (SD, SMP, SMA, PT) sungguh amat membanggakan, kita hampir pasti masuk kedalam kategori Finalis dan juara di hampir setiap event internasional ( olimpiade matematika, fisika ), tapi apakah hal tersebut sudah menunjukkan kualitas pendidikan ditanah air ; ingat tanah air kita bukan hanya dikota-kota tempat sekolah elit dengan SPP jutaan rupiah perbulan tapi justru pendidikan kita lebih banyak bertebaran di daerah-daerah, desa-desa, kampung-kampung pedalaman-pedalaman yang jauh dari apa yang kita sebut-sebut sebagai teknologi, jangankan teknologi listrik saja tidak ada.
    Lalu apa yang menjadi dasar dari tingkat kemajuan/peningkatan dibidang pendidikan, maaf tiap tahun standar kelulusan terus naik apakah itu yang menjadi dasar, lalu apakah tidak pernah terfikir seiring dengan tingkat standar kelulusan yang naik maka kecemasan, ketakutan, keragu-raguan terus juga menaik, takut tidak lulus, takut mengulang ujian lagi (ini lagi yang terkadang harus dipikirkan ulang), seiring dengan itu semua kecurangan-kecurangan juga terus naik, entah yang dilakukan oleh siswa sendiri karena takut lulus atau oleh oknum-oknum tertentu yang ingin mencari keuntungan semata dengan menawarkan jasa gelap (bocoran soal, kunci jawaban, dan kecurangan lain) semakin meningkat.
    Ditahun ini dana pendidikan dinaikkan menjadi 20% dari APBN, semoga dengan naiknya dana pendidikan dana yang dikorupsi juga naik, karena menurut ICW telah terjadi Korupsi di Dinas yang seharusnya mencerdaskan bangsa ini :"Dalam laporannya, ICW menyebutkan dugaan korupsi di sejumlah daerah, antara lain Tasikmalaya dengan kerugian negara Rp1,7 miliar, Garut (Rp4,5 miliar), dan Simalungun (Rp18 miliar). (T.F008/B013/R009)", semoga bapak-bapak yang terhormat menjadi sadar bahwa korupsi hanya akan menyengsarakan rakyat termasuk anak cucunya sendiri nantinya.Dan semoga infrasturuktur pendidikan seperti bangunan sekolah diperbaiki sehingga timbul rasa aman dan nyaman ketika harus belajar, karena terus terang sekolah SD dimana saya belajar dulu sampai sekarang hanya memiliki 2 ruang kelas dan kemudian disekat-sekat untuk dijadikan 6 kelas, ironi sungguh ironi, mulai saya SD kelas 3 tahun 1988 harus belajar desak-desakan dengan hanya 2 kelas. Semoga pemerintah provinsi, dan pusat memikirkan hal ini, dan sadar bahwa masih banyak dana yang dibutuhkan sekolah-sekolah dari pada harus mereka korupsi.

    10 November 2009

    Tes CPNS besok 21 November 2009


    Siapa yang tidak ingin menjadi PNS (pegawai Negeri Sipil), hampir setiap orang memimpikan untuk menjadi pegawai yang satu ini, alasannya adalah tidak tanggung-tanggung yaitu JAMINAN HARI TUA begtulah kira-kira setiap alasan mengapa orang-orang di negeri gemah ripah loh jinawi ini ketika ditanyakan mengapa tertarik untuk ikut CPNS yang pastinya tes CPNS akan di lakukan pada tanggal 21 Nopember 2009. yang menjadi pertanyaan dibenak saya adalah apakah ada insan di republik ini yang berniat ikut CPNS dengan tujuan memperbaiki dan membenahi lagi instansi yang akan mereka pilih nantinya.
    Jika setiap pekerjaan/profesi yang dipilih dengan tujuan hanya untuk kesenangan di hari tua tanpa ada timbal balik dari diri kita sendiri terhadap instansi/kantor tempat kita bekerja betapa ruginya instansi kita mengGAJI kita tiap bulannya, dan jika itu terjadi pada seorang PNS berapa kerugian negara tiap bulannya harus menggaji mahal PNS yang tidak memiliki kesadaran untuk memberikan yang terbaik bagi instansinya. Tapi saya tidak ada orang yang seperti yang maksud :) dan jika adapun semoga cepat sadar ya nggakkkkk....?
    Dan semoga pada perekrutan kali ini bener2 terpilih orang terbaik yang dimiliki negeri ini... Amin....

    29 November 2008

    Pendaftaran CPNS


    Tanggal 28 Nopember 08 kemarin adalah hari terakhir pendaftaran CPNS yang serentak diadakan diseluruh indonesia. Ribuan CPNS yang akan di rekrut dan terutama adalah untuk posisi tenaga pendidik/GURU, semoga dengan perekrutan yang banyak ini akan lebih lagi memajukan pendidikan ditanah air, dan pesan saya kepada para "CALON GURU" : Lebih banyak lagi menggunakan metode-metode pembelajaran yang kreatif dimana siswa diajak untuk lebih aktif, dan hilangkan budaya kekerasan yang tidak mendidik seperti yang kita lihat hampir setiap hari ada pengaduan kekerasan (yang terlalu) yang dilakukan oleh oknum tenaga pendidik.
    Kembali lagi ke masalah CPNS, rencananya tes akan diadakan serentak diseluruh indonesia pada tanggal 10 Desember 2008.

    8 Juli 2007

    Lika-Liku Penerimaan Siswa Baru 2010

    Tahun-tahun ini sungguh dunia pendidikan semakin ramai dengan isu-isu, pemberitaan miring, pesimistis seputar dunia pendidikan lebih-lebih di level Menengah Atas atau sederajat. Jika kelas XII (kelas 3 SMA/Sederajat) dipusingkan dengan sistem kelulusan atau kriteria penilaian hingga rumor tentang perjokian ketika Ujian Akhir Nasional.

    Nah jika mau lulus saja khawatirnya minta ampun lalu bagaimana dengan calon siswa baru. Nah ngomong2 Calon Peserta Didik Baru, kebetulan saya menjadi panitia Penerimaan Peserta Didik Baru, Lumayan capek juga menjadi Panitia, dimana kita harus begitu teliti memandu para calon  Peserta Didik Baru dalam mengisi form, karena tidak jarang nama atau Tetala yang mereka tulis berbeda dengan yang tertera di Ijazah (STTL) padahal acuannya adalah di STTL, So.. kami panitia bener-bener harus jeli akan hal ini jika nantinya tidak ingin bekerja lebih extra ketika pendaftaran peserta Ujian Nasional ketika kelas 3.
    Trus saya mikir bagaimana dengan pendaftaran yang diulang seperti di DKI Jakarta yang diakibatkan server PSB online error, apa gak stress ya harus menghadapi sekian ribu calon peserta didik baru, atau betapa bingungnya orang tua calon peserta didik, ketika tahu bahwa belum ada kepastian lulus atau tidaknya putra-putri mereka.....
    Mungkin ada beberapa tips supaya hal-hal seperti diatas tidak terjadi atau kita bisa meminimalisir kemungkinan jelek :
    1. Disamping Sistem komputerisasi (online ataupun offline) mungkin kita juga perlu mempertimbangkan rekapitulasi manual.
    2. Jika kita tidak ingin merekap manual, sebaiknya lakukan print out daftar peserta yang sudah masuk di database.
    3. Lakukan back up  Database secara Rutin tiap menit atau setiap 5 Detik jika perlu untuk mengantisipasi server data error.
    mungkin itu sedikit tips yang bisa saya berikan, maju majulah pendidikan indonesia.