Setelah sekian lama timnas tidak pernah menang melawan tim gajah putih thailand kini, indonesia bisa tersenyum lebar..., indonesia menang 2-1 dari tim gajah putih setelah sempat tertinggal 1-0, angkat topi deh buat segenap timnas (pemain, pelatih dan official). Dalam pagelaran piala AFF kali ini sepertinya timnas indonesia lebih meyakinkan setelah sebelumnya mengalahkan malaysia 5-1, melibas laos 6-0. sungguh perolehan kemenangan yang belum pernah di raih timnas, disamping adanya pemain baru buah naturalisasi (eloco dan irfan), semangat dan kolektifitas diantara pemain lebih terlihat.
Berbangga diawal mungkin terlalu resiko untuk proses selanjutnya, tapi memiliki modal diawal merupakan start yang baik untuk menorehkan prestasi diakhir pertandingan. Timnas do'a dan dukungan kami selalu ada untukmu.
Berjuang dengan cara paling baik yang dimiliki dan keluar menjadi yang terbaik.
Nama Saya Herman Santoni, lahir di Songenep (Sumenep) sebuah kota kecil yang penuh dengan keindahan alam dan kelezatan kuliner.
Tampilkan postingan dengan label sepak bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sepak bola. Tampilkan semua postingan
5 Desember 2010
14 November 2008
Sepak bola nasional tercoreng lagi
Lagi-lagi pemukulan anarkhisme terjadi di sepak bola nasonal kita, kali ini tragedi kekerasan di lapangan hijau menimpa kedua wasit (wasit utama dan wasit pengganti). Wasit utama dikeroyok sedemikian rupa (ditendang dan di hantam) laksana film kolosal sehingga tidak bisa memimpin jalannya pertandingan lagi dan digantikan wasit pengganti,. Tapi apa daya namanya preman lapangan hijau, wasit penggantipun tidak luput dari hantaman dan kejaran pemain laksana maling ayam dikejar keliling lapangan hingga kostum wasit yang dikenakan tertarik dan lepas (jadi takut nontong sepak bola nasional apalagi main dan jadi wasit,,,, ngeri...). Terlepas dari alasan apapun yang namanya kekerasan harus ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku (KUHAP pasal 35).Dan saya sangat mendukung pendapat dan kecaman MENPORA (Bpk. Adyaksa Daud) bahwa pemain harus ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku bahkan dilarang main seumur hidup dipersepak bolaan nasional kitam, hal ini dimaksudkan untuk membuat jera pemain lokal bahkan pemain asing sekalipun, bahwa di negeri kita premanisme lapangan hijau sangat dilarang.
Dan harapan saya semoga KOMDIS PSSI memperhatikan dengan sangat persoalan ini, dan tidak seperti kasus-kasus sebelumnya, yang terkadang sanksi awal begitu berat tetapi ketika banding sanksi akan melempem. Dan buat pak polisi berantas juga premanisme di lapangan hijau jangan cuma di jalanan, terminal, pasar dan stasuin.
Langganan:
Komentar (Atom)
